Gelembungkan Suara, Pengurus KPUD Tangerang Jadi TersangkaBesan SBY Hadapi Tuntutan Kasus KorupsiDemokrat : Yudhoyono Tak Didikte Partai ManapunKrisis Ambalat, Warga Sebatik Mulai Berlatih MenembakPemerintah Dinilai Kehilangan Akal Tangani Lumpur Lapindo
SUARA WARGA
Tokek dan Perang Dunia Oleh Davied Hendra Tokek memang sedang naik daun, masyarakat bukan saja memperbincangkan namun juga memburunya sampai ke hutan dan berbagai tempat. Ada yang hanya iseng, ada juga yang ingin mendapat uang banyak dan banyak juga yang menggeluti secara serius.
Haru Biru Kado Ultahku Oleh salimisme Selepas sholat Subuh di pagi yang cerah itu, aku dan beberapa kawanku sudah merencanakan sesuatu untuk mengisi kegiatan keluar komplek minggu ini. Kebetulan minggu ini kami mendapat giliran keluar komplek.
Semalam aku, Indra dan Dewi sudah merencanakan perjalanan kali ini.
Diawali dengan kegiata
Pendidikan berorientasi lapangan kerja belakangan menjadi perhatian masyarakat, seiring dengan fakta besarnya jumlah pengangguran, yang pada 2010 mencapai 7,6% atau 9,26 juta jiwa, 10% di antaranya sarjana. Data mengindikasikan, makin tinggi pendidikan makin tinggi tingkatan pengangguran. Orientasi
Kami dari warga RW II Kelurahan Tambakaji, Ngaliyan, Kota Semarang, ingin menanggapi pernyataan Sekda Jateng Hadi Prabowo tentang ‘’Pengadaan Tanah RSUD Tugurejo Bermasalah’’ yang dimuat di Suara Merdeka terbitan 8 Juli 2010.
Dikatakan oleh beliau bahwa telah terjadi selis
17/04/2009 11:57 wib - Daerah Aktual Festival Malioboro Angkat Citra Pariwisata
Yogyakarta, CyberNews. Dinas Pariwisata Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam waktu dekat akan menggelar Festival Malioboro 2009 untuk mengangkat citra pariwisata Kota Yogyakarta.
Penanggungjawab kegiatan festival tersebut, Moh Halim di Yogyakarta, Kamis (16/4) mengatakan kawasan Malioboro yang setiap hari ramai aktivitas masyarakat harus memiliki hubungan sinergis antarpelaku wisata di kawasan itu khususnya konsep sadar wisata.
"Agar wisatawan tidak jenuh saat berkunjung ke kawasan Malioboro, perlu diperbanyak atraksi wisata dan membangun rasa cinta pariwisata secara kontinyu, sehingga Malioboro akan tetap dikenang dan dikunjungi banyak wisatawan," katanya.
Menurut dia, Dinas Pariwisata DIY dalam waktu dekat akan menggelar Festival Malioboro 2009 yang tujuannya tidak saja mengangkat citra pariwisata Kota Yogyakarta, tetapi juga kesempatan menjalin hubungan yang sinergis antarpelaku pariwisata di daerah ini "Malioboro milik masyarakat, termasuk masyarakat di luar Yogyakarta. Mereka bahkan memiliki ikatan emosi dengan Malioboro di masa lalu," katanya.
Ia mengatakan, karena itu dalam festival nanti akan ditonjolkan suasana yang indah, tertib, nyaman sekaligus ramah lingkungan kepada wisatawan. "Festival ini nantinya diharapkan mampu memberikan gairah baru di bidang pariwisata terutama pariwisata yang mendidik, menghibur sekaligus nyaman untuk dinikmati semua kalangan masyarakat," katanya.
Pada suatu saat iuni, kata dia, Malioboro layak diangkat menjadi ikon pariwisata dalam skala yang lebih besar lagi. "Rencananya Festival Malioboro akan diselenggarakan antara Juli atau Oktober tahun ini. Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait termasuk Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta," katanya.
Menurut dia, dalam festival tersebut akan digelar parade wisata dan budaya, pameran kuliner, serta pentas musik yang menghibur masyarakat. Sejumlah seniman asal Yogyakarta bakal dihadirkan untuk memeriahkan festival tersebut.