Berita Aktual  SM Cetak  Suara Warga  Entertainmen  Gaya  Kejawen  Layar  Lelaki  Sehat  Sport  Wanita  Surat Pembaca  Redaksi
News Flash
Gelembungkan Suara, Pengurus KPUD Tangerang Jadi Tersangka     Besan SBY Hadapi Tuntutan Kasus Korupsi     Demokrat : Yudhoyono Tak Didikte Partai Manapun     Krisis Ambalat, Warga Sebatik Mulai Berlatih Menembak     Pemerintah Dinilai Kehilangan Akal Tangani Lumpur Lapindo     
 

SUARA WARGA
Trayek Angkot Diserobot Angkutan Plat Hitam
Oleh Hilman
Saya menulis mewakili teman-teman Paguyuban Pengemudi Angkutan Jetak Kaliwungu (PAJAK) Kudus Jawa Tengah yang selalu merasa resah, sedih, emosi. Trayek angkutan yang menjadi mata pencaharian kami tidak jelas peruntukannya. Saling serobot. 

TERPOPULER
Umar Bakrie Tak ...
Ayo Makan Ikan!
Dilema Polisi Ti ...
 
TERBAIK
Umar Bakrie Tak ...
Dilema Polisi Ti ...
Ayo Makan Ikan!
 


REMAJA
Keindahan
Oleh andri-ruwayadi
apakah yang sempuna? apakah yang mulia? apakah yang ada? semua.. pada mu kasih..

TAJUK RENCANA
Informasi Telah Menjadi Milik Publik

Apa lagi yang sebenarnya bisa dilakukan oleh pers, ketika informasi — dalam realitasnya — telah menjadi milik publik? Pada sekitar dua dekade sebelum ini, para pekerja media mungkin masih bisa berbangga bahwa ”informasi adalah kekuatan”. Namun ketika yang dibanggakan sebagai

WACANA
Pers Vs Penegak Hukum
Oleh Novel Ali

Konflik pers dengan penegak hukum tidak dapat dicegah karena tiap pihak merasa memiliki keterdekatan dengan kebutuhan manusia, yang ingin diperankan masing-masing. PERS adalah ”mata, telinga, dan hati” publik. Melalui pemberitaan media massa (pers), publik di berbagai sudut planet bum

 
 

07/01/2009 09:25 wib - Daerah Aktual
Terlalu Akrab Dengan Istri Orang Wajah Mandor Bangunan Dipacul

Grobogan, CyberNews. Diduga terlibat cinta segitiga, Mariman (40) warga Desa Wanutunggal Godong Grobogan, menjadi korban kebrutalan Yok (50). Wajah duda beranak dua itu dipacul beberapa kali oleh pelaku saat ia tengah tidur lelap di warung milik Luluk (35) istri pelaku. Korban mengalami luka parah pada tulang hidung patah, dahi, pelipis kanan dan kiri.

“Kakak saya belum bisa diajak bicara karena wajah dan mulutnya luka parah. Sebelum dirawat di RS Yakkum Purwodadi, kakak saya sempat lima jam dirawat di RST Semarang,” kata adik korban Suroso (26), Selasa (6/1).

Penganiayaan yang menimpa korban terjadi di kompleks Perumahan Bukit Wachid Manyaran Semarang Barat, terjadi Senin (5/1) pukul 05.00. Pagi itu, kata Suroso, korban tengah tidur lelap di warung makan milik Luluk (35), yang berlokasi di kompleks perumahan tersebut.

Tiba-tiba Yok datang. Lelaki itu langsung mengambil pacul lalu dihantamkan ke wajah korban. Tentu saja korban kaget dan menjerit. Tapi belum sempat korban bangun, tersangka Yok kembali menghantamkan pacul ke dahi, pelipis kanan dan kiri korban hingga terkapar.

Mengetahui korban sudah tak bergerak, tersangka kemudian pergi meninggalkan tempat kejadian. Namun sesampai di pintu gerbang perumahan, tersangka berhasil diringkus petugas Satpam setempat dan kemudian diserahkan ke Mapolres Semarang Barat.

Sedangkan korban yang tergeletak di tempat tidur berlumuran darah, ditolong Luluk dan kemudian dilarikan ke RST Semarang oleh teman korban bernama Joko. “Untuk memudahkan keluarga menunggu selama dirawat, kakak saya dipindah ke RS Yakkum Purwodadi,” ucap Suroso.

Menurut Suroso, tersangka sudah lama dendam kepada korban. Hal itu terbukti sebelum Lebaran lalu, tersangka sempat datang bersama empat temannya mencari korban yang bekerja sebagai mandor proyek pembangunan perumahan Bukit Wachid Semarang. Namun ketika itu pelaku dilarang masuk oleh petugas Satpam perumahan.

Diakuinya, tersangka merasa cemburu karena korban diduga punya hubungan gelap dengan Luluk, istri tersangka. “Hal itu diakui oleh Mbak Luluk. Ketika menjenguk kakak saya di RS Yakkum Purwodadi, Mbak Luluk mengatakan kalau suaminya cemburu. Apalagi Mbak Luluk yang saat ini tengah hamil lima bulan diduga dari hasil hubungan gelap dengan kakak saya,” ungkap Suroso.

Ditambahkan, Luluk setiap harinya membuka warung makan melayani anak buah korban yang bekerja di proyek perumahan Bukit Wachid Manyaran Semarang. “Para pekerja proyek perumahan sering bon makan di warung Mbak Luluk dan yang menanggung pembayarannya adalah kakak saya selaku mandor proyek. Sehingga hubungan keduanya cukup akrab,” jelas Suroso.

(kr /smcn)

print Versi Cetak    print Beritahu Teman



 
BERITA TERBARU

09/02/2010 22:20 wib
Rem Blong, Trailer Terguling Masuk Parit
09/02/2010 22:09 wib
Diusulkan Gunakan Dana Pinjaman
09/02/2010 22:06 wib
Waspadai Krisis Utang Eropa
09/02/2010 22:03 wib
Ternak Balerejo Tak Boleh Dibawa Keluar
09/02/2010 22:01 wib
Maju Pilkada, PNS Klaten Wajib Mundur
 

BERITA TERPOPULER

17/02/2009 14:13 wib
4 Benjolan Tumor Di Perut Triyono
17/02/2009 11:46 wib
Triyono, Pria Bringin yang Dikabarkan Hamil
04/02/2010 16:28 wib
284 Tenaga Honorer Pemkab Tegal Diangkat CPNS
12/02/2009 08:48 wib
Air Bekas Mandi Ponari Jadi Rebutan
11/02/2009 16:25 wib
Puluhan Pasien Ponari Nekad Bertahan
 
© 2008 suaramerdeka.com. All rights reserved  
Groups