Berita Aktual  SM Cetak  Suara Warga  Entertainmen  Gaya  Kejawen  Layar  Lelaki  Sehat  Sport  Wanita  Surat Pembaca  Redaksi
News Flash
Gelembungkan Suara, Pengurus KPUD Tangerang Jadi Tersangka     Besan SBY Hadapi Tuntutan Kasus Korupsi     Demokrat : Yudhoyono Tak Didikte Partai Manapun     Krisis Ambalat, Warga Sebatik Mulai Berlatih Menembak     Pemerintah Dinilai Kehilangan Akal Tangani Lumpur Lapindo     
 

SUARA WARGA
Trayek Angkot Diserobot Angkutan Plat Hitam
Oleh Hilman
Saya menulis mewakili teman-teman Paguyuban Pengemudi Angkutan Jetak Kaliwungu (PAJAK) Kudus Jawa Tengah yang selalu merasa resah, sedih, emosi. Trayek angkutan yang menjadi mata pencaharian kami tidak jelas peruntukannya. Saling serobot. 

TERPOPULER
Umar Bakrie Tak ...
Ayo Makan Ikan!
Dilema Polisi Ti ...
 
TERBAIK
Umar Bakrie Tak ...
Dilema Polisi Ti ...
Ayo Makan Ikan!
 


REMAJA
Keindahan
Oleh andri-ruwayadi
apakah yang sempuna? apakah yang mulia? apakah yang ada? semua.. pada mu kasih..

TAJUK RENCANA
Komunikasi Politik ala Pilwalkot Semarang

Pergulatan komunikasi politik menjelang Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Semarang mulai berlangsung dalam tempo yang eskalatif, setelah satu partai secara resmi mengusung pasangan calonnya. Isu-isu kampanye dapat diakses oleh masyarakat lewat baliho-baliho, spanduk, dan iklan-iklan di media massa. Di

WACANA
Mimpi Air Force One
Oleh Ismatillah A Nu’ad

SAAT kondisi ekonomi masih jauh dari kesejahteraan, pemerintah malah berencana membeli pesawat kepresidenan. Pengadaan pesawat khusus ini diperkirakan menelan biaya  75 juta dolar AS atau Rp 700 miliar, nilai yang fantastis. Usulan itu muncul dari Sekretariat Negara (Setneg) yang menilai se

 
 

19/12/2008 21:35 wib - Daerah Aktual
Mantan Karyawati Alfamart Dibunuh Mahasiswa Undip

Semarang, CyberNews. Mantan karyawati Alfamart Untung Suropati, Semarang, Dwi Ariani (20), tewas dibunuh secara sadis oleh teman prianya yang diketahui bernama Septian Agung Setiyo Pambudi (20), mahasiswa semester IV FISIP Undip, Semarang.

Ariani ditemukan dengan kondisi mengenaskan di area sawah yang ada di Dusun Sarean, Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu, Kendal, Kamis (18/12) sekitar pukul 20:45.

Tubuh korban yang merupakan warga Desa Sendang Dawung, RT 11 RW 3, Kecamatan Kangkung, Kendal, itu terdapat beberapa luka memar. Lehernya terdapat luka bekas cekikan dan jeratan. Lubang telinga kanan dan hidung keluar darah. Sementara kepala korban mengalami luka cukup serius.

Saat ditemukan dia mengenakan celana jins hitam, baju lengan panjang warna cokelat, dan jam tangan digital merek Shnors.

Beberapa jam setelah korban ditemukan, petugas Resmob Polres Semarang Barat dibantu Resmob Polda Jateng berhasil meringkus Agung, nama panggilan pelaku, setelah berkoordinasi dengan tim Resmob Polres Kendal. Agung dibekuk di rumah kosong milik saudaranya di Jalan Candi Penataran Timur Gang 13, RT 13 RW 4, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Semarang.

Awalnya pelaku berkelit dengan mengatakan korban tewas akibat jatuh dari motor. Namun setelah dicecar dengan beberapa pertanyaan, Agung kerap memberikan jawaban berubah-ubah hingga menimbulkan kecurigaan petugas. Hingga akhirnya dia tidak bisa berkilah ketika petugas yang dipimpin Kanit Resmob Polres Semarang Barat Iptu Suwasana menunjukkan bukti-bukti tentang keterlibatannya.

Polisi menyita barang bukti berupa sepeda motor Honda Supra Fit H-5548-MW, seutas tali, pakaian korban penuh bercak darah, dan sebuah batu sebesar kepala orang dewasa. Batu itu digunakan pelaku menghamtam kepala korban berkali-kali untuk memastikan yang bersangkutan tewas, saat membuang di pematang sawah.

"Dia berhasil kami tangkap setelah kami lacak nomor kendaraan yang dipakai saat membuang korban. Nomor kendaraan itu diketahui dari laporan warga yang melihat saat pelaku memboncengkan dan membuang korban," ungkap Kapolres Semarang Barat AKBP Sugihardi SH melalui Kasat Reskrim AKP N Garjita SH.
 
Cemburu dan Sakit Hati

Dari hasil penyidikan sementara, motif pelaku membunuh adalah cemburu dan sakit hati. Agung merasa cemburu karena meski berpacaran dengannya, Ariani kerap kepergok jalan dengan pria lain. Agung juga sakit hati karena merasa disepelekan korban. Mereka kerap bersitegang dan cekcok.

Mengenai informasi yang mengatakan korban hamil, belum diketahui kepastiannya. Sebab, korban kini sedang di autopsi di RS Bhayangkara Semarang dan menunggu kepastian hasil laboratorium.

Puncak kejengkelan pelaku terjadi Kamis malam, ketika mereka berduaan di rumah Jalan Candi Penataran Timur. Terjadi adu mulut antarkeduanya. Saking jengkelnya, pelaku tidak hanya menghardik tapi juga menampar. Karena ketakutan korban minta diantar pulang. Tapi oleh pelaku, dia disarankan untuk tinggal. Ariani bersikeras dan memaki dengan mengatakan dia adalah pria yang tidak gentle.

Akibatnya, Agung kian berang dan kembali melampiaskan kemarahannya. Kepala gadis yang dipacari beberapa bulan itu dibenturkan berkali-kali ke pintu dapur. Tidak hanya itu, korban yang sudah sempoyongan dipukul dan lehernya dicekik. Masih kurang puas, Agung mengambil seutas tali dan menjerat leher Ariani hingga tewas tak bisa bernafas.

Setelah itu, Agung kebingungan melenyapkan mayat pacarnya tersebut. Dia kemudian mengambil motor dan memboncengkan korban yang sudah tak bernyawa. Agar tidak jatuh, tubuh korban diikat tali ke tubuhnya. Pelaku lantas menuju ke arah Kaliwungu, Kendal. Di pematang sawah di Desa Krajan Kulon itulah, korban dibuang.

Sebelum pergi, dia menghantam kepala Ariani dengan batu berukuran besar beberapa kali untuk memastikan benar-benar tewas. Posisi tubuh korban terlentang dengan kepala terbenam di parit tepi sawah. Setelah itu dia balik ke Kalipancur.

Saat memboncengkan mayat korban itu, ada warga yang melihat dan curiga. Warga tersebut mencatat nomor kendaraan pelaku. Warga yang menemukan mayat korban kemudian melapor polisi hingga terungkap identitasnya sekaligus menangkap pelaku pembunuhan tersebut.

(Fahmi Z Mardizansyah /CN09)

print Versi Cetak    print Beritahu Teman



 
BERITA TERBARU

10/02/2010 00:42 wib
Proyek Pembangunan Jalingkut Tegal-Brebes Dilanjutkan Maret
10/02/2010 00:39 wib
Perda Pertambangan Dikaji kembali
10/02/2010 00:35 wib
Korban Penipuan Naker Diberi Ganti Rugi Rp 25 Juta
10/02/2010 00:33 wib
Hikmat Pertanyakan Realisasi Pembangunan Pelabuhan Niaga
10/02/2010 00:31 wib
DPRD Tolak RPP Pengamanan Tembakau
 

BERITA TERPOPULER

17/02/2009 14:13 wib
4 Benjolan Tumor Di Perut Triyono
17/02/2009 11:46 wib
Triyono, Pria Bringin yang Dikabarkan Hamil
12/02/2009 08:48 wib
Air Bekas Mandi Ponari Jadi Rebutan
10/02/2009 16:25 wib
Dukun Cilik Ponari Diungsikan
11/02/2009 16:25 wib
Puluhan Pasien Ponari Nekad Bertahan
 
© 2008 suaramerdeka.com. All rights reserved  
Groups