Berita Aktual  SM Cetak  Suara Warga  Entertainmen  Gaya  Kejawen  Layar  Lelaki  Sehat  Sport  Wanita  Surat Pembaca  Redaksi
News Flash
Gelembungkan Suara, Pengurus KPUD Tangerang Jadi Tersangka     Besan SBY Hadapi Tuntutan Kasus Korupsi     Demokrat : Yudhoyono Tak Didikte Partai Manapun     Krisis Ambalat, Warga Sebatik Mulai Berlatih Menembak     Pemerintah Dinilai Kehilangan Akal Tangani Lumpur Lapindo     
 

SUARA WARGA
Trayek Angkot Diserobot Angkutan Plat Hitam
Oleh Hilman
Saya menulis mewakili teman-teman Paguyuban Pengemudi Angkutan Jetak Kaliwungu (PAJAK) Kudus Jawa Tengah yang selalu merasa resah, sedih, emosi. Trayek angkutan yang menjadi mata pencaharian kami tidak jelas peruntukannya. Saling serobot. 

TERPOPULER
Umar Bakrie Tak ...
Ayo Makan Ikan!
Dilema Polisi Ti ...
 
TERBAIK
Umar Bakrie Tak ...
Dilema Polisi Ti ...
Ayo Makan Ikan!
 


REMAJA
Keindahan
Oleh andri-ruwayadi
apakah yang sempuna? apakah yang mulia? apakah yang ada? semua.. pada mu kasih..

TAJUK RENCANA
Komunikasi Politik ala Pilwalkot Semarang

Pergulatan komunikasi politik menjelang Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Semarang mulai berlangsung dalam tempo yang eskalatif, setelah satu partai secara resmi mengusung pasangan calonnya. Isu-isu kampanye dapat diakses oleh masyarakat lewat baliho-baliho, spanduk, dan iklan-iklan di media massa. Di

WACANA
Mimpi Air Force One
Oleh Ismatillah A Nu’ad

SAAT kondisi ekonomi masih jauh dari kesejahteraan, pemerintah malah berencana membeli pesawat kepresidenan. Pengadaan pesawat khusus ini diperkirakan menelan biaya  75 juta dolar AS atau Rp 700 miliar, nilai yang fantastis. Usulan itu muncul dari Sekretariat Negara (Setneg) yang menilai se

 
 

17/12/2008 23:25 wib - Daerah Aktual
UGM Rintis Pengembangan Local Genius

Yogyakarta, CyberNews. UGM tengah merintis pengembangan kearifan lokal (''local genius'') masyarakat Indonesia yang terancam punah dan tergerus dengan budaya dan teknologi asing. Padahal keragaman dan kearifan nenek moyang dalam hal teknologi terapan sudah terbukti dengan berdirinya bangunan mahakarya seperti Borobudur, Prambanan serta rumah adat dari seluruh nusantara.

''Kita khawatir kearifan lokal masyarakat akan punah, sehingga kita perlu identifikasikan kembali,'' kata Ketua Panitia Seminar Nasional ''Peran Pendidikan Tinggi dan Pimpinan Daerah Dalam Mengembangkan Local Genius'' Dr Supra Wimbarti MSc di Sekolah Pascasarjana UGM.

Supra menambahkan masyarakat Indonesia sangat kaya dengan ''local genius'' seperti tata cara mulai bercocok tanam, kekuatan suatu kapal, pengobatan tradisional, perwatakan, nasib, siasat hidup atau menjaga harmoni dengan sekitar. Untuk itulah, acara seminar nasional itu nantinya akan berusaha untuk mengidentifikasi ''local genius'' dari berbagai daerah dengan ranah ilmu pengetahuan yang melibatkan berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

''Berbagai perguruan tinggi ini bersama UGM ingin berusaha untuk bisa mengidentifikasi ''local genius'' tersebut dari berbagai ranah ilmu pengetahun,'' katanya.

Lebih lanjut dikatakan kearifan lokal daerah atau suku di Indonesia sudah lama berkembang dan sudah dipakai dalam kehidupan sehari-hari di daerah-daerah. ''Local genius'' itu sangat bermanfaat meningkatkan keluhuran bangsa namun belum terwadahi dalam ilmu atau teknologi tertentu. Padahal, kearifan lokal tersebut lahir dan berkembang di masyarakat dalam kurun waktu yang sudah amat lama, dari puluhan, ratusan dan bahkan ribuan tahun dalam bentuk artefak yang masih ada.

Pemeliharaan kerifan lokal itu sangat bergantung dengan kebiasaan masyarakat yang kental bertutur. Praktek kebiasaan bertutur itu diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya dengan bahasa tutur. Sehingga sebagian masih ada yang melestarikan kearifal lokal itu dalam bentuk artefak tertulis pada lontar dalam bentuk narasi dengan bahasa kuno, namun juga tidak sedikit yang meninggalkannya. ''Hanya 20 persen yang masih melestarikannya,'' ujarnya.

Seminar yang melibatkan peserta dari kalangan ilmuwan dari beberapa perguruan tinggi dari Pekanbaru, Bandung, Malang, Jember, Yogyakarta hingga Kendari, menghadirkan pembicara palar antropolog UGM Prof Dr Irwan Abdullah, Bupati Bantul Idham Samawi, Prof Dr I Wayan Rai (ISI Denpasar), Dr Hermanu Triwidodo (IPB), Dr Jaka Sasmita (praktisi kesehatan) serta Ir Komang Merthayasa (ITB).

(Bambang Unjianto /CN08)

print Versi Cetak    print Beritahu Teman



 
BERITA TERBARU

10/02/2010 00:42 wib
Proyek Pembangunan Jalingkut Tegal-Brebes Dilanjutkan Maret
10/02/2010 00:39 wib
Perda Pertambangan Dikaji kembali
10/02/2010 00:35 wib
Korban Penipuan Naker Diberi Ganti Rugi Rp 25 Juta
10/02/2010 00:33 wib
Hikmat Pertanyakan Realisasi Pembangunan Pelabuhan Niaga
10/02/2010 00:31 wib
DPRD Tolak RPP Pengamanan Tembakau
 

BERITA TERPOPULER

17/02/2009 14:13 wib
4 Benjolan Tumor Di Perut Triyono
17/02/2009 11:46 wib
Triyono, Pria Bringin yang Dikabarkan Hamil
12/02/2009 08:48 wib
Air Bekas Mandi Ponari Jadi Rebutan
10/02/2009 16:25 wib
Dukun Cilik Ponari Diungsikan
11/02/2009 16:25 wib
Puluhan Pasien Ponari Nekad Bertahan
 
© 2008 suaramerdeka.com. All rights reserved  
Groups