Berita Aktual  SM Cetak  Suara Warga  Entertainmen  Gaya  Kejawen  Layar  Lelaki  Sehat  Sport  Wanita  Surat Pembaca  Redaksi
News Flash
Gelembungkan Suara, Pengurus KPUD Tangerang Jadi Tersangka     Besan SBY Hadapi Tuntutan Kasus Korupsi     Demokrat : Yudhoyono Tak Didikte Partai Manapun     Krisis Ambalat, Warga Sebatik Mulai Berlatih Menembak     Pemerintah Dinilai Kehilangan Akal Tangani Lumpur Lapindo     
 

SUARA WARGA
Trayek Angkot Diserobot Angkutan Plat Hitam
Oleh Hilman
Saya menulis mewakili teman-teman Paguyuban Pengemudi Angkutan Jetak Kaliwungu (PAJAK) Kudus Jawa Tengah yang selalu merasa resah, sedih, emosi. Trayek angkutan yang menjadi mata pencaharian kami tidak jelas peruntukannya. Saling serobot. 

TERPOPULER
Umar Bakrie Tak ...
Ayo Makan Ikan!
Dilema Polisi Ti ...
 
TERBAIK
Umar Bakrie Tak ...
Dilema Polisi Ti ...
Ayo Makan Ikan!
 


REMAJA
Keindahan
Oleh andri-ruwayadi
apakah yang sempuna? apakah yang mulia? apakah yang ada? semua.. pada mu kasih..

TAJUK RENCANA
Informasi Telah Menjadi Milik Publik

Apa lagi yang sebenarnya bisa dilakukan oleh pers, ketika informasi — dalam realitasnya — telah menjadi milik publik? Pada sekitar dua dekade sebelum ini, para pekerja media mungkin masih bisa berbangga bahwa ”informasi adalah kekuatan”. Namun ketika yang dibanggakan sebagai

WACANA
Pers Vs Penegak Hukum
Oleh Novel Ali

Konflik pers dengan penegak hukum tidak dapat dicegah karena tiap pihak merasa memiliki keterdekatan dengan kebutuhan manusia, yang ingin diperankan masing-masing. PERS adalah ”mata, telinga, dan hati” publik. Melalui pemberitaan media massa (pers), publik di berbagai sudut planet bum

 
 

06/11/2008 19:48 wib - Nasional Aktual
TOPAN Datangi Kantor Semen Gresik

Jakarta, CyberNews. Penolakan pembangunan pabrik PT Semen Gresik di Kabupaten Pati Jawa tengah terus berlanjut. Kali ini, Aliansi Masyarakat Jawa Tengah Tolak Pabrik Semen (TOPAN) didampingi Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) mendatangi kantor PT Semen Gresik di kawanan Kuningan, Jakarta.

‘’Tadinya kami dijanjikan akan ditemui Presiden Direkturnya Dwi Sucipto akan tetapi setelah kami datang ke sana hanya ditemui Humasnya Syafudin Yuri,’’  ujar Manager Region Jawa-Kalimantan WALHI Desmiwati kepada Suara Merdeka, Kamis (6/11).

Menurutnya, proses produksi semen akan berdampak pada rusaknya jalur air bawah tanah yang dimanfaatkan oleh 50 persen  dari 214.556 Jiwa di Kec. Kayen, Tambakromo dan Sukolilo. Kemudian, berdasarkan rencana awal di dokumen perencanaan PT. Semen Gresik, lanjutnya, pembangunan pabrik tersebut akan menggerus 1.560 hektar lahan.

‘’Ini dikhawatirkan akan berdampak pada hilangnya lahan pertanian, petani dan buruh tani akan kehilangan pekerjaan di daerah yang notabenenya adalah lumbung padi Jawa Tengah,’’ tegasnya.

Dia menjelaskan, praktik alih fungsi lahan dari lahan pertanian ke lahan pertambangan dan pabrik semen juga akan merusak ekosistem karena produksi semen melalui pembakaran bahan bakunya, terutama batu kapur akan memproduksi gas karbon (CO2) atau gas rumah kaca yang sangat tinggi.

Kebijakakan yang mendukung rencana pembangunan pabrik semen di Jawa Tengah akan bertentangan dengan upaya pengurangan emisi karbon (CO2) dunia internasional terkait dengan perubahan iklim.

Desmiwita juga mengeluhkan, tidak transparannya informasi terkait dengan rencana pembangunan pabrik semen, proses penyusunan amdal yang tidak transparan, kebohongan publik dengan mengeneralisir bahwa seluruh masyarakat setuju dengan pembangunan pabrik semen dan tidak adanya pelibatan partisipasi masyarakat yang menolak rencana pembangunan ini.

Dia mengatakan, TOPAN, Serikat Petani Pati, Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng dan Pemuda Tani Pati, dan Walhi juga telah berdialog dengan Kementrian Negara Lingkungan Hidup, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral, KOMNAS HAM dan Fraksi PDI Perjuangan DPR RI.

‘’Hasil pertemuan dengan Komnas HAM, mereka telah mengeluarkan surat kepada instansi dan pihak terkait di Jawa Tengah dan Kabupaten Pati pada khususnya sebagai instrumen pemantauan agar terdapat jaminan terhadap hak-hak ekonomi, sosial budaya (Ecosob) masyarakat,’’ ujar Desmiwita.

Selain itu, Komnas HAM juga akan ke Sukolilo dan mengupayakan adanya mediasi bagi kelompok yang mendukung dan menolak rencana pembangunan pabrik semen. Sedang, hasil dialog dengan Kementrian Lingkungan Hidup, Deputi V bidang Penaatan Hukum Lingkungan menghasilkan akan melakukan pemeriksaan terhadap proses amdal yang berjalan dengan berkoordinasi pada Deputi I yang bertanggungjawab tentang Amdal.

‘’Bila memang terdapat kesalahan prosedur dalam proses pembuatannya maka dapat dikenakan sanksi,’’ tandasnya.

Kemudian, masih menurut Dismiwita hasil dialog dengan ESDM melalui Kepala Badan Geologi Sukiyat akan dilakukan riset dan pemetaan terhadap potensi pertambangan di Indonesia, untuk kawasan Karst di Pegunungan Kendeng memang terdapat karst kelas 1, 2 dan 3 sehingga pada beberapa titik memang bisa untuk dibudidayakan.

(Mahendra Bungalan /CN09)

print Versi Cetak    print Beritahu Teman



 
BERITA TERBARU

09/02/2010 23:36 wib
Turunkan Tunggakan, Tarif Denda Listrik Naik
09/02/2010 23:34 wib
Serangan Flu Burung di Brebes Kian Meluas
09/02/2010 23:31 wib
Program Reformasi Birokrasi Belum Siap 100%
09/02/2010 23:25 wib
Proyek Open Space Slawi Masih Amburadul
09/02/2010 23:22 wib
Jepara Kekurangan Pengawas Tenaga Kerja
 

BERITA TERPOPULER

17/02/2009 14:13 wib
4 Benjolan Tumor Di Perut Triyono
17/02/2009 11:46 wib
Triyono, Pria Bringin yang Dikabarkan Hamil
04/02/2010 16:28 wib
284 Tenaga Honorer Pemkab Tegal Diangkat CPNS
12/02/2009 08:48 wib
Air Bekas Mandi Ponari Jadi Rebutan
11/02/2009 16:25 wib
Puluhan Pasien Ponari Nekad Bertahan
 
© 2008 suaramerdeka.com. All rights reserved  
Groups