|
27/10/2008 08:19 wib - Daerah Aktual
Syekh Puji: ''Umur satu hari pun akan saya nikahi''
Jambu, CyberNews. Setelah diberitakan menikah untuk kali kedua dengan Lutfiana Ulfa —gadis berusia 11 tahun— Dr HM Pujiono Cahyo Widianto MBA yang dikenal dengan sebutan Syekh Puji dikabarkan masih akan menikahi dua gadis kencur lagi.
Pemilik Pondok Pesantren Miftahul Jannah, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang ini mengungkapkan, setidaknya dia berniat memiliki empat istri. Dua tahun setelah menikahi Lutfiana, Syekh Puji bermaksud menikahi gadis berusia sembilan tahun.
Begitu pula dua tahun setelah itu. Dia akan menikah untuk kali keempat dengan gadis tujuh tahun. Kendati begitu, Syekh Puji membantah jika dikatakan pernikahannya tidak mendasar dan hanya mementingkan kebutuhan biologis.
”Jangankan umur segitu, jika ada anak umur satu hari dan saya suka dengannya, saya akan memanggil kiai untuk menikahkan saya dengannya. Tapi, saya tidak akan "mencampuri" istri sebelum akil baliq," ujar dia.
Rencana untuk menikahi sejumlah gadis kencur, sangat disayangkan psikolog dari Undip, Hastaning Sakti. Menurutnya, semua pihak yang terlibat dalam pernikahan itu, patut dipersalahkan. Terutama, orang tua mengizinkan anak gadisnya yang masih di bawah umur untuk menikah.
Dipandang dari sisi psikologis, Syekh Puji bisa dibilang phedophilia, di mana seorang laki-laki lebih suka mencari wanita dengan usia jauh lebih muda dari usianya, atau bahkan di bawah umur. Memang, dari aspek psikologis, apa yang dilakukan Syekh Puji bisa salah dan bisa tidak. Namun, perlu difahami, kesehatan reproduksi pada anak usia 11 tahun masih belum siap, meski sudah menstruasi. (GM, Wws /smcn)
|