Berita Aktual  SM Cetak  Suara Warga  Entertainmen  Gaya  Kejawen  Layar  Lelaki  Sehat  Sport  Wanita  Surat Pembaca  Redaksi
News Flash
Gelembungkan Suara, Pengurus KPUD Tangerang Jadi Tersangka     Besan SBY Hadapi Tuntutan Kasus Korupsi     Demokrat : Yudhoyono Tak Didikte Partai Manapun     Krisis Ambalat, Warga Sebatik Mulai Berlatih Menembak     Pemerintah Dinilai Kehilangan Akal Tangani Lumpur Lapindo     
 

SUARA WARGA
Tokek dan Perang Dunia
Oleh Davied Hendra
Tokek memang sedang naik daun, masyarakat bukan saja memperbincangkan namun juga memburunya sampai ke hutan dan berbagai tempat. Ada yang hanya iseng, ada juga yang ingin mendapat uang banyak dan banyak juga yang menggeluti secara serius. 

TERPOPULER
Tokek dan Perang ...
Mr Wie, Pewarta ...
Museum Bukan unt ...
 
TERBAIK
Memimpikan Pelaj ...
Museum Bukan unt ...
Mr Wie, Pewarta ...
 


REMAJA
Haru Biru Kado Ultahku
Oleh salimisme
Selepas sholat Subuh di pagi yang cerah itu, aku dan beberapa kawanku sudah merencanakan sesuatu untuk mengisi kegiatan keluar komplek minggu ini. Kebetulan minggu ini kami mendapat giliran keluar komplek. Semalam aku, Indra dan Dewi sudah merencanakan perjalanan kali ini. Diawali dengan kegiata

TAJUK RENCANA
Jambore Teknologi dan Prospek SMK

Pendidikan berorientasi lapangan kerja belakangan menjadi perhatian masyarakat, seiring dengan fakta besarnya jumlah pengangguran, yang pada 2010 mencapai 7,6% atau 9,26 juta jiwa, 10% di antaranya sarjana. Data mengindikasikan, makin tinggi pendidikan makin tinggi tingkatan pengangguran. Orientasi

WACANA

Surat Pembaca
Pengadaan Tanah RSUD Tugurejo Bermasalah

Kami dari warga RW II Kelurahan Tambakaji, Ngaliyan, Kota Semarang, ingin menanggapi pernyataan Sekda Jateng Hadi Prabowo tentang ‘’Pengadaan Tanah RSUD Tugurejo Bermasalah’’ yang dimuat di Suara Merdeka terbitan 8 Juli 2010. Dikatakan oleh beliau bahwa telah terjadi selis

 
 

20/09/2008 18:54 wib - Daerah Aktual
Usai Ambil BLT, Menantu dan Mertua Tewas Ditabrak KA

Brebes, CyberNews. Dua orang tewas setelah sepeda motor yang ditumpanginya ditabrak Kereta Api Barang Cepat nomor Loko 201168, di perlintasan tanpa palang pintu Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Sabtu (20/9) siang. Mereka tewas seketika di lokasi kejadian dengan kondisi mengenaskan.

Korban adalah Sarpat (38) anak menantu dan Carmo (60) mertua, keduanya warga Dukuh Banjarmlati, Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba. Sedangkan sepeda motor yang dikendarainya rigsek.

Informasi Suara Merdeka CyberNews di lapangan menyebutkan, kejadian itu berawal ketika korban yang mengedarai sepeda motor Honda Grand AA-4629-HC hendak pulang dari mencairkan bantuan langsung tunai (BLT) di Kantor Pos Kecamatan Bulakamba. Saat akan melintasi perlitasan tanpa palang pintu, korban tidak tahu jika dari arah timur (Brebes) melaju KA Barang. Lantaran jaraknya sangat dekat, tabrakan tak bisa dihindari.

Sepeda motor yang dikemudikan Sarpat ditabrak di bagian tengah. Akibatnya, kedua korban
dan kendaraannya terseret hingga 10 meter. "Saat itu, sepeda motor korban melintas dari arah utara ke selatan. Mungkin tak tahu ada KA mau lewat, korban tetap melintas. Tiba-tiba, dari arah timur melaju KA dengan kecepatan tinggi," kata Sudina (30), tetangga korban.

Waidah (30), istri Sarpat menuturkan, siang itu suaminya pamit mau mengantarkan orang tuanya mengambil BLT di Kantor Pos. Mereka berangkat dari rumah sekitar pukul 10.30. Satu jam kemudian
didengar ada orang tertabrak KA. Setelah bertanya ke tetangga, ternyata adalah suami dan orang tuanya.

"Suami saya sebelumnya sudah ambil BLT. Namun, pamit keluar lagi mengantar bapak yang baru pulang dari berdagang untuk mengambil BLT. Setelah itu, geger ada orang ditabrak kereta. Ternyata, korbannya suami dan bapak saya," tuturnya.

Sementara itu, jenazah kedua korban langsung dibawa warga ke rumah duka yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kecelakaan. Bahkan, visum oleh petugas medis Puskesmas juga dilakukan di rumah duka. Setelah itu, kedua jenazah langsung dimakamkan pihak keluarga di pemakaman umum desa setempat.

Kapolsek Bulakamba AKP Sobari mengatakan, kecelakaan itu terjadi diduga akibat ketidak hati-hatian korban saat melintas di perlintasan tanpa palang pintu."Ini murni akibat korban kurang waspada saat menyeberang perlintasan KA," katanya.

Kapolres Brebes AKBP Firli yang berkunjung ke rumah duka mengimbau masyarakat untuk waspada saat melintas di setiap perlintasan tanpa palang pintu."Kami minta warga waspada. Setiap ada
lintasan rel harus berhenti untuk memastikan tidak ada KA yang lewat," tandasnya.

(Bayu Setiawan /CN05)

print Versi Cetak    print Beritahu Teman



 
BERITA TERBARU

01/08/2010 00:04 wib
Konser Sheila On 7 Ricuh, Lima Orang Luka-luka
31/07/2010 23:43 wib
Gempa 5,8 SR Kembali Guncang Iran
31/07/2010 23:26 wib
Penghitungan Manual KPU Malam Ini JiWa Memperoleh 92.615
31/07/2010 22:56 wib
Solusi Atasi Kesenjangan Wilayah
31/07/2010 22:34 wib
Ledakan Tabung Elpiji Ulah Pengusaha Hitam
 

BERITA TERPOPULER

24/08/2008 11:38 wib
Seorang Kakek di Lampung ''Bangkit dari Kubur''
15/08/2008 19:47 wib
Adik Mantan Kapolri Tewas Kecelakaan
27/08/2008 16:55 wib
Kapolri Merasa Anggaran untuk Polri Kurang
28/08/2008 22:44 wib
Polisi Periksa Tujuh Orang Saksi
22/08/2008 22:16 wib
Polisi Tangkap Sindikat Pemalsu BPKB
 
© 2008 suaramerdeka.com. All rights reserved  
Groups