|
20/09/2008 18:54 wib - Daerah Aktual
Usai Ambil BLT, Menantu dan Mertua Tewas Ditabrak KA
Brebes, CyberNews. Dua orang tewas setelah sepeda motor yang ditumpanginya ditabrak Kereta Api Barang Cepat nomor Loko 201168, di perlintasan tanpa palang pintu Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Sabtu (20/9) siang. Mereka tewas seketika di lokasi kejadian dengan kondisi mengenaskan.
Korban adalah Sarpat (38) anak menantu dan Carmo (60) mertua, keduanya warga Dukuh Banjarmlati, Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba. Sedangkan sepeda motor yang dikendarainya rigsek.
Informasi Suara Merdeka CyberNews di lapangan menyebutkan, kejadian itu berawal ketika korban yang mengedarai sepeda motor Honda Grand AA-4629-HC hendak pulang dari mencairkan bantuan langsung tunai (BLT) di Kantor Pos Kecamatan Bulakamba. Saat akan melintasi perlitasan tanpa palang pintu, korban tidak tahu jika dari arah timur (Brebes) melaju KA Barang. Lantaran jaraknya sangat dekat, tabrakan tak bisa dihindari.
Sepeda motor yang dikemudikan Sarpat ditabrak di bagian tengah. Akibatnya, kedua korban
dan kendaraannya terseret hingga 10 meter. "Saat itu, sepeda motor korban melintas dari arah utara ke selatan. Mungkin tak tahu ada KA mau lewat, korban tetap melintas. Tiba-tiba, dari arah timur melaju KA dengan kecepatan tinggi," kata Sudina (30), tetangga korban.
Waidah (30), istri Sarpat menuturkan, siang itu suaminya pamit mau mengantarkan orang tuanya mengambil BLT di Kantor Pos. Mereka berangkat dari rumah sekitar pukul 10.30. Satu jam kemudian
didengar ada orang tertabrak KA. Setelah bertanya ke tetangga, ternyata adalah suami dan orang tuanya.
"Suami saya sebelumnya sudah ambil BLT. Namun, pamit keluar lagi mengantar bapak yang baru pulang dari berdagang untuk mengambil BLT. Setelah itu, geger ada orang ditabrak kereta. Ternyata, korbannya suami dan bapak saya," tuturnya.
Sementara itu, jenazah kedua korban langsung dibawa warga ke rumah duka yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kecelakaan. Bahkan, visum oleh petugas medis Puskesmas juga dilakukan di rumah duka. Setelah itu, kedua jenazah langsung dimakamkan pihak keluarga di pemakaman umum desa setempat.
Kapolsek Bulakamba AKP Sobari mengatakan, kecelakaan itu terjadi diduga akibat ketidak hati-hatian korban saat melintas di perlintasan tanpa palang pintu."Ini murni akibat korban kurang waspada saat menyeberang perlintasan KA," katanya.
Kapolres Brebes AKBP Firli yang berkunjung ke rumah duka mengimbau masyarakat untuk waspada saat melintas di setiap perlintasan tanpa palang pintu."Kami minta warga waspada. Setiap ada
lintasan rel harus berhenti untuk memastikan tidak ada KA yang lewat," tandasnya. (Bayu Setiawan /CN05)
|